Nayiatul Aisyiyah Peduli Nanik, Wanita Panceng Kena Musibah Ganda

Nanik Foto pwmu.co

Menjadi seorang ibu adalah impian setiap pasangan yang telah menikah. Begitu pula dengan Nanik. Penantian 14 tahun bersama Suryadi, suaminya, untuk mendapat momongan, baru dijawab Allah pertengahan Mei lalu.

Namun, ujian datang lagi. Setelah 20 hari pascamelahirkan melalui operasi Caesar, wanita 35 tahun ini pun harus kembali menjalani operasi. Kali ini tulang lengan kirinya harus dioperasi akibat kecelakaan lalu lintas, 10 haru lalu (3/6). Bagi wanita dari keluarga tak mampu ini, dua kali menjalani operasi adalah sesuatu yang berat, karena membutuhkan biaya besar. Nanik seperti mendapat musibah ganda.

Kondisi itu memunculkan empati Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA)—disingkat Nasyiah—Kabupaten Gresik. Mereka bergerak untuk membantu meringankan beban berat Nanik. “Biaya operasi pascakecelakaan yang mencapai Rp 13 juta juga menjadi dasar kami mengumpulkan donasi,” kata Nurul Afianah Amd Keb, Ketua Departemen Sosial Kesehatan PDNA Kabupaten Gresik.

“Alhamdulillah dana sebesar Rp 4.550.000 berhasil kami himpun untuk membantu mengembalikan pinjaman beliau,” kata Ifa Faridah SPdI, Ketua PDNA Kabupaten Gresik, saat melaporkan dan menyampaikan bantuan, Senin (12/6). “Kami juga mengajukan bantuan kepada LAZISMU Kabupaten Gresik. Alhamdulillah mendapat santunan sebesar Rp 750.000,” ujar Ifa Ketua PDNA Gresik. 

Sementara itu, Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Ketanen juga turut memberikan donasi sebesar Rp 500.000 untuk Nanik yang juga merupakan anggota PRNA Ketanen.

Menempati rumah keponakannya di Dusun Sono, Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, kondisi Nanik saat ini masih kesulitan untuk menyusui bayinya. Sementara suaminya yang bekerja sebagai buruh ternak sapi masih harus mencicil pinjaman uang yang ia gunakan untuk operasi patah tulang istrinya.

Bagi pembaca yang juga ingin berempati bisa menghubungi Nurul Afianah 085745350157. (Tari) Sumber: pwmu.co

Sekolah Macapat Gresikan, Ikhtiar Dakwah Kultural Muhammadiyah Gresik

Mulai Rabu (15/3) malam, Sekolah Macapat Gresikan dibuka di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik rencananya rutin diadakan tiap pekan.

“Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan, secara rutin setiap hari Rabu malam dengan 15 kali pertemuan. Kalau perlu diperpanjang jika diperlukan”, kata Sri Wahyuni SAg, Ketua LSBO PDM Gresik.

Sekolah Macapat Gresikan diasuh langsung oleh Mat Kauli, 86 tahun, seorang pakar Macapat Gresikan. “Beliau, yang belajar Macapat sejak tahun 1949 dari ayahnya yang bernama Samadi Mitisastro di daerah Gumantar Gresik, sangat bersemangat memberikan pelajaran Macapat ini. Karena menurut beliau sangat jarang orang mau belajar Macapat, sehingga kegiatan ini menjadi harapan untuk pelestarian Macapat Gresikan,” kata Wahyuni.

Pembukaan Sekolah Macapat Gresikan selain dihadiri oleh peserta umum dan warga Muhammadiyah Gresik, juga dihadiri oleh Wakil Ketua PDM Gresik Mustakim SS MSi dan pakar Karawitan Jawa, Drs Sugeng Adi Pitoyo M Hum dari Unesa.

Wahyuni menjelaskan, macapat adalah salah satu jenis genre tembang Jawa yang ringkas dan mudah digunakan sebagai media menyampaikan suatu ajaran, ungkapan kegelisahan, bahkan ungkapan cinta kasih.

“Tembang Jawa itu sebenarnya ada 3, yaitu tembang macapat, tembang tengahan, dan tembang gedhe,” tambah Dodik Priyambada, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik yang juga seorang pemerhati budaya Jawa.

Pada acara perdana ini Bapak Mat Kauli mengajarkan kepada peserta tembang ‘Pucung’, salah satu jenis macapat. Para peserta secara bergantian dan bersamaan melagukan tembang itu, dengan gembira dan penuh semangat. “Pada pertemua Rabu malam berikutnya, akan dilanjutkan dengan tembang tembang Macapat lainnya, “ kata Sriwahyuni.

LSBO PDM Gresik telah memulai sebuah langkah untuk memperkuat media dakwah kultural melalui tembang Macapat. Ayo dukung! (MN) sumbe: pwmu.co

Angkatan Muda Muhammadiyah Datangi Polres Gresik, Terkait Seksi Dancer

AMM datango Polres Gresik Lagi Terkait Seksi Dancer
AMM datango Polres Gresik Lagi Terkait Seksi Dancer
AMM datango Polres Gresik Lagi Terkait Seksi Dancer

cahayaumat.net, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah Gresik melaporkan tarian seksi di gelar komunitas Yamaha Vixion CLUB (YVC) Indonesia YChapter Gresik di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), 22 Oktober 2016.

” Tadi melaporkan aktivitas diatas tarian erotis di Gelora Joko Samudro, ” kata Ria Eka Lestari sekretaris PD Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Gresik, Rabu (2/11/2016).

Laporan itu sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Ketua DPRD Gresik pada 24 Oktober 2016.

Dalam pertemuan itu juga ada Wakil Bupati, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Organisasi Orang-orang (Ormas), Panitia dari Komunitas Yamaha Vixion Indonesia Chapter Gresik, Unit Kerja Piranti Daerah (SKPD) berkaitan.

Pimpinan Daerah Nasyi’atul Aisyiyah Kabupaten Gresik menyatakan sikap atas peristiwa amoral berbentuk tontonan erotis beberapa waktu lalu terang adalah pornoaksi serta pornografi yang dipertontonkan di muka umum.

“Kami begitu keberatan atas berlangsungnya aktivitas pornoaksi yang bertolak belakang dengan budaya masyrakat Gresik sebagai kota santri serta semboyan Gresik berhias iman. Kami menuntut supaya pihak polisi selekasnya menindaklanjuti dengan cara hukum pada semua pihak yang bertanggungjawab serta ikut serta pada acara itu, ” kata Ria Eka Lestari.

Wakapolres Gresik Komisaris Polisi (Kompol) Nur Hidayat mengaku perwakilan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah serta Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gresik ke Polres Gresik.

“Tadi bicara bareng. Lalu saya tujukan ke piket reskrim, ” kata Nur Hidayat, yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Gresik.

​SD Muhammadiyah 2 GKB Juara 1 Lomba Dispendik Gresik

Cahayaumat.net  – Seakan tak pernah kehabisan prestasi, sekolah ini kambali menunjukkan labelnya sebagai berlian school. Nawwaf Hisyam dan M Juan Alfawwazi merupakan siswa kelas 5 yang berhasil menyabet juara 1 lomba cipta alat peraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik 9 Agustus 2016 silam. Saat di datangi  redaksi cahayaumat.net  Kamis,(20/10) Juan menjelaskan, alat peraga yang dinamai Kerungu tersebut merupakan alat bantu bagi penyandang disabilitas (tuna rungu) pada saat berkendara.
Juan mengungkapkan, dirinya mendapat inspirasi  membuat alat peraga tersebut saat ia berkendara dengan ayahnya, “Sewaktu saya naik motor sama ayah, saya berpikir gimana kalo orang yang ndak bisa mendengar (tuna rungu) bisa tahu kalau sedang di klakson. Nah dari situ saya mendapat inspirasi untuk mencoba membuat alat yang saya namakan kerungu ini” tegasnya.

Febriyanti Indrasari yang juga guru pembimbing menjelaskan mekanisme cara kerja alat tersebut. Cara kerja dari kerungu ini ketika tombol ditekan maka arus listrik pada baterai kering akan mengalir dari kutub positif melalui kabel dan kembali melalui kutub negatif baterai. Tombol yang berfungsi sebagai penghubung arus listrik menyebabkan lampu dan klakson teraliri listrik, sehingga klakson akan berbunyi dan lampu akan menyala. “Nah dari indikator lampu tersebut, penderita tuna rungu akan mengetahui bahwa ketika lampu menyala, sejatinya ia telah mengklakson juga”, tegasnya 

Di sisi lain M Nur Komari selaku kepala sekolah sangat mengapresiasi hasil karya siswanya. Dirinya sangat bangga atas raihan dari anak didiknya yang berhasil menaklukkan 29 kontestan lainnya dalam pagelaran tahunan yang diadakan oleh Dinas pendidikan kabupaten Gresik tersebut.“ Tentunya saya sangat bersyukur, Kami akan sangat mensupport dan terus mengembangkan apa yang telah dikerjakan oleh anak-anak. Bahkan sebelum dilombakan alat peraga ini juga sudah di uji coba pada SLB di gresik, kita juga menyebar sekitar 20 kuesioner saat itu. Selain itu, masukan-masuskan dari dewan juri akan jadi catatan bagi kita untk pengembangan alat ini” ungkapnya.(eko)

Muhammadiyah dan Ormas Islam Gresik Terima Sapi Dari Bupati

Muhammadiyah Qurban
Muhammadiyah Qurban
Penyerahan hewan qurban dari pemerintah kabupaten Gresik. DR. Taufiqyllah Ahmadi Ketua Muhammadiyah Gresik Menerima Hewan Qurban Dari Bupati (Dr.Ir.Sambari Halim Radianto) dan Bapak Wakil Bupati (Bapak Dr.Muhammad Qosim.M.Si)

cahayaumat.net – Penyerahan hewan qurban dari pemerintah kabupaten Gresik, pada Idul Adha 1437 Hijriyah ditahun 2016 ini, pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan hewan qurban sejumlah 156 hewan. Dari jumlah itu, diserahkan 37 ekor sapi, 7 salah satunya pertolongan dari beberapa perusahaan di Gresik serta 120 ekor kambing. Penyerahan hewan qurban th. ini, jumlahnya bertambah dibanding th. 2015 waktu lalu.

Serah terima hewan qurban dikerjakan di lapangan pemkab Gresik dengan cara simbolis di terima oleh perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta perwakilan pengurus Instansi Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Taufiqullah Ahmady Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, “Atas nama warga Muhamadiyah menghaturkan terima kasih kepada Bapak Bupati (Dr.Ir.Sambari Halim Radianto) dan Bapak Wakil Bupati (Bapak Dr.Muhammad Qosim.M.Si)” tulisanya di akun pribadi facebooknya.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi wakil Bupati Gresik Dr. Moh. Qosim mengemukakan supaya pembagian hewan qurban yang berbentuk sapi serta kambing itu bisa berguna untuk orang-orang yang memiliki hak menerimanya.

“Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian social pemerintah kabupaten Gresik, pada hari ini sudah diserahkan hewan qurban pertolongan dari pemerintah kabupaten Gresik pada yang memiliki hak menerimanya, ” kata Bupati Sambari.

Selanjutnya, Bupati Sambari menuturkan, dengan meningkatnya perhatian serta kepedulian menggerakkan agama itu, kedepan diinginkan pertolongan hewan qurban selalu bertambah lagi. Diluar itu, Bupati Sambari juga berterima kasih pada beberapa perusahaan yang ikut serta memberi sumbangan untuk orang-orang.

“Semoga perusahaan penyumbang makin berhasil, hingga th. depan dapat lebih bertambah sumbangannya, ” ujarnya.

Kabag Humas pemkab Gresik Suyono menyampaikan kalau hewan qurban akan didistrubusikan ke beberapa instansi. “Tahun ini penerima pertolongan sapi qurban terbagi dalam 15 pondok pesantren, 10 masjid, 2 panti bimbingan serta 10 organisasi social keagamaan, ” tutur Suyono.

“Sedangkan penerima kambing qurban terbagi dalam 6 pondok pesantren, 56 masjid atau musholla, 9 instansi pendidikan, 3 panti bimbingan serta 17 instansi social keagamaan, ” imbuhnya, Pemkab Gresik salurkan 157 hewan Qurban. (bs/cu)

 

 

Tajdied Cara Menyenangkan Belajar Memabaca Alqur’an

adi mustofa kepala tajdied Muhammadiyah Gresik

cahayaumat.net – Sebagai satu diantara langkah untuk mempopulerkan cara “Tajdied”, Badan Tajdied Center (BTC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik selalu mengadakan bermacam aktivitas. Satu diantaranya dengan diselenggarkannya kursus cara baca cepat serta gampang Alquran ” Tajdied” di Perguruan Muhammadiyah Benjeng, Kabupaten Gresik, Sabtu (6/8) tempo hari.

Sejumlah 58 peserta ikuti aktivitas kursus itu, terbagi dalam guru sekolah (SD/MI, SMP, SMA/MA/SMK) ataupun guru Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Benjeng. Beberapa peserta lalu diberikan dua materi, yaitu materi tilawah serta tajwid. Nanti, ke-2 cara ini dapat diaplikasikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Beberapa peserta yang turut dibagi dalam dua seri evaluasi. Pertama seri tilawah diselenggarakan teratur sehari-hari Jum’at serta Sabtu dengan dua kelas yang diarahkan segera oleh Sya’roni serta Rizza Rahayu. Sesaat untuk seri tajwidnya cuma jadikan dalam satu kelas, di bawah tuntunan segera Zaitun Nailiyah (Leli) serta Adi Mustafa SPd. I.

”Penerapan cara ini untuk buka paradigma kalau Warga Muhammadiyah itu mahir dalam membaca Al-qur’an. Lantaran cara Tajdied ini adalah cara evaluasi Alqur’an yang cepat, gampang serta mengasyikkan, ” kata Adi Mustafa, SPd. I sebagai anggota BTC PDM Gresik.

Adi mengharapkan, cara Tajdied dapat dikerjakan dengan bersinergi berbarengan Majelis, Instansi serta AUM semua Kabupaten Gresik. Lantaran ini, adalah cara unggulan serta paling depan di Persyarikatan. ”Semoga dapat diaplikasikan bukan sekedar di Gresik saja, namun dapat memberi motivasi pada PDM se-Jatim untuk juga memakai cara Tajdid ini, ” ujarnya. (Ipin/aan) sumber:pwmu.co

Muhammad Heaven Pelajar SMA Muhammadiyah Kuasai 5 Bahasa, Dapat Beasiswa Ke SWISS

Muhammad Heaven SMAM 1 Gresik
Muhammad Heaven SMAM 1 Gresik
Muhammad Heaven Handoko, saat pamit kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Rabu (10/8/2016).

cahayaumat.net – Muhammad Heaven, Pelajar satu ini Terbilang Mengagumkan. Bagaimana tidak? Muhammad Heaven Handoko siswa kelas XII MIA 3 SMA Muhammadiyah 1 Gresik ini bukan sekedar dapat kuasai satu bhs asing, tetapi lima bhs asing sekalian dia kuasai, yakni bhs Arab, bhs Inggris, bhs Jepang serta bhs Jerman, serta bhs China.

Ketrampilan berikut yang bikin siswa kelahiran 2 Maret 1999 dipilih sebagai satu diantara wakil Indonesia dalam American Field Service (AFS) Intercultural Program di Swiss. Heaven dipilih sebagai wakil Indonesia berbarengan dengan 129 siswa lain se-Indonesia.

Baca : Adinda Ghaluh Arieska, Pelajar Muhammadiyah Juarai MTQ Tingkat ASEAN 

Kepala SMAM 1 Gresik Ainul Muttaqin SP mengungkap rasa sukur serta bangga atas prestasi yang dicapai salah seseorang siswanya itu. Ainul menerangkan terkecuali kuasai 5 bhs, Heaven ini dapat mahir di bagian yang lain. Satu diantaranya dapat membawakan tarian Garuda Nusantara serta suka untuk mengutak-atik robotic.

”Heaven pernah mencapai beragam juara robotic, baik nasional ataupun Internasional. Dalam arena Merit Award, Heaven sempat juga mencapai prestasi atas penemuan Neurologic Home pada Pertandingan Nasional Tehnologi Info serta Tehnologi 2013, Juara I Nasional ME Award 2015, dan Juara I Robot Sumo Olimpiade Robot International (IISRO 2015), ” terangnya.

Heaven berbarengan 129 siswa yang dipilih itu, dijadwalkan berkumpul di Jakarta pada 17 Agustus 2016. Sebelumnya itu, Bupati serta Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim mengundang Heaven berjumpa di ruang kantor Bupati Gresik pada Kamis (10/8) pagi. Heaven terlihat didampingi ke-2 orang tuanya yaitu Arif Handoko serta Umsullah Hariati. Turut ada Kepala SMAM 1 Gresik.

“Ini adalah kebanggaan untuk Kabupaten Gresik, lantaran Heaven dipilih dalam AFS Intercultural Program di Swiss sebagai hanya satu wakil Kabupaten Gresik. Ini suatu hal yang mengagumkan. Heaven bakal tinggal di Eropa sepanjang 6 th., setahun di Swiss lantas berlanjut 5 th. di Inggris, ” kata Sambari Halim Radianto waktu menjumpai Heaven. (bs) 

Adinda Ghaluh Siswi SMA Muhammadiyah Sidayu Juara MTQ ASEAN Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Malaysia

Adinda Ghaluh Juara MTQ ASEAN
Adinda Ghaluh Juara MTQ ASEAN
Adinda Ghaluh Juara MTQ ASEAN (photo: Turkhan)

cahayaumt.net – Prestasi membanggakan diraih siswi SMA Muhammadiyah 4 Sedayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dalam ajang MTQ Yatim ASEAN Ke-3 yang diadakan di UIN Sunan Ampel Surabaya (5-7/8). Adinda Ghaluh Arieska sukses keluar sebagai Juara 1 untuk kategori remaja.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAM 4 Sidayu Turhan Kusnan mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih salah satu siswinya ini. Turhan berharap prestasi yang diraih Adinda, siswi yang kini duduk di kelas 10 itu, mampu menular kepada siswa-siswi lainnya.

”Ini satu kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Semoga prestasi ini mampu memberi motivasi dan dorongan kepada siswa lain untuk terus tingkatkan prestasinya,” katanya kepada pwmu.co dengan nada gembira.

Turhan mengaku kagum dengan semangat dan kegigihan Adinda untuk bisa belajar qori’ dengan baik sehingga bisa meraih prestasi seperti saat ini. Dalam satu kesempatan, cerita Turhan, gadis yatim kelahiran Desa Pangkah Watan, Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik ini setiap hari naik sepeda ontel untuk bisa belajar qiraah. Bahkan untuk cita-cita mulia itu, anak buruh serabutan bernama Sholihah itu, rela menempuh perjalanan jauh.

”Dulu sewaktu sekolah di MTS Muhammadiyah Ujung Pangkah, Adinda setiap hari menempuh jarak sangat jauh, dari rumah menuju sekolah hanya untuk belajar qiraah. Kegigihan inilah menjadi kunci suksesnya,” kisahnya.

Turhan menambahkan, prestasi yang pernah diraih oleh Adinda tidak hanya sekali ini. Sebelumnya, Adinda pernah meraih Juara 1 MTQ kategori anak tingkat Jawa Timur. Ia juga Juara 1 MTQ kategori remaja tingkat Nasional. Dan yang terbaru, Adinda meraih Juara 1 MTQ tingkat ASEAN. Atas prestasi ini, Kementrian Malaysia langsung menawari beasiswa kuliah S1 dan S2 di Malaysia untuk Adinda. Sumber: www.pwmu.co

Pelantikan Muhammadiyah Gresik Tanpa Kehadiran Bupati

Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah GResik
Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah GResik
Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik-PDM Gresik (foto: bary)

Gresik Bertempatan di gedung dakwah Muhammadiyah Kabupaten Gresik Drs.Taufiqullah A. Ahmady, M.Pd.I, dan Uswatun Hasanah S.Ag telah dilantik menjadi ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Gresik periode 2015-2020.
Pelantikan berlangsung pada hari Ahad Pagi, 31 Juli 2016. Hadir dalam pelantikan tersebut adalah Asisten1 Pemkab Gresik Mewakili Bupati, MUI Gresik, DPRD Fraksi PAN, Dandim Gresik, Pimpinan Wilayah Jawa timur, dan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Gresik.

Sambutan Bupati Gresik yang di wakilkan Asisten I Pemkab Gresik Tursilowanto Hariyogi mengatakan Saya atas nama Bupati Gresik dan masyarakat Gresik menghaturkan selamat dan apresiasi kepada para pengurus Muhammadiyah dan Aisyiah Kabupaten Gresik yang telah dilantik.

“Dengan dilantiknya Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Gresik diharapkan sinergitas antar Pemerintah dan Muhammadiyah akan bertambah demi kemajuan Kabupaten Gresik. Peran Muhammadiyah di Kabupaten Gresik telah memberi sumbangsih yang cukup berarti mulai dari dunia pendidikan hingga kesehatan, mari kita bangun sinergi demi kemaslahatan umat dan serta kelanjutan pembangunan di kabupaten Gresik” ujarnya.
“Gresik tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama kalau tidak ada sinergitas dalam melaksanakan Program pembangunan di Kabupaten Gresik” tambahya.

Sedangkan sambutan dan pencerahan Pimpinan Muhammadiyah wilayah Jawa Timur oleh Prof. DR. Saad Ibramim,M.A menyampaikan Amar maruf nahi munkar dalam seluas luasnya memberi pencerahan agar umat menjauhi perbuatan yang tidak baik dan selalu melakuakan perbuatan baik sesuai dengan kaidah Islam.

“Muhammadiyah dan Nahdlatul ulama dari dahulu selalu bergandeng tangan dalam pergerakan perjuangan bangsa Indonesia. Kita sebagai umat islam harus waspada terhadap bahaya yang akan memecah belah umat Islam dengan memunculkan setiap perbedaan. Untuk itu Muhammadiyah,Nu dan Pemerintah harus bersinergi untuk membagun bangsa ini” bebernya.(bary)

Mengenang Lenon Machalli Dimata Sahabat

Pemakaman Telego patut Tempat Peristirahatan Bapak Machalli
Pemakaman Telego patut Tempat Peristirahatan Bapak Machalli
Pemakaman Telego patut Tempat Peristirahatan Bapak Machalli

cahayaumat.net – Hari senin 18 juli 2016 keluarga besar SMA Muhammadiyah 1 Gresik ditinggal pergi untuk selamanya oleh salah seorang guru yang sangat berjasa dalam mengharumkan dan membesarkan nama SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Melalui tangan dinginnya SMA Muhammasiyah 1 Gresik berkali berkali- kali menyabet juara satu mulai dari tingkat kabupaten hingga se Jawa dan Bali di bidang seni teater, terutama yag berbasis sejarah (teatherical history).

Sosok Machalli dikenal sebagai pribadi yang lemah lembut, santun, tutur bahasanya selalu menggunakan”qaulan karimah”, setiap bertemu dengan sahabat sekantor sesama guru dan dengan siapapun selalu mengulurkan tangan untuk memberi salam hormat dengan sedikit menundukkan badan tanda tawadhu’nya kepada orang lain, dan selalu menebarkan”shadaqah” dengan senyum ramah.

Sikap hormatnya kepada pimpinan luar biasa. Pernah penulis saksikan, meskipun umur sudah masuk usia pensiun tapi begitu melihat pimpinannya yang secara umur masih yuniornya jauh, beliau bergegas mendatangi pimpinannya dan membantu mengeluarkan sepeda motor pimpinan yang terjepit diantara sepeda motor lain di halaman parkir sekolahnya.
Belum pernah sahabat sekantor melihat beliau dalam keadaan marah lalu mengeluarkan sikap dan perkataan yang tidak menyenangkan hati orang lain.

Kepergiannya telah meninggalkan duka yang sangat mendalam dihati orang-orang yang mencintainya. Jika pada jenazah orang biasa, para pengiring biasanya segera bergegas meninggalkan pemakaman setelah jenazah dikuburkan.

Namun diatas pemakaman Machalli murid-muridnya berdiri hening tidak ada yang saling bicara memandang gundukan tanah yang didalamnya jasad Machalli baru dikuburkan. Seakan akan mereka merasa berat meninggalkan tempat pemakaman itu.

Selamat jalan pak Lenon Machalli, semoga Allah menggantikan tempat tinggalnya dengan rumah yang lebih baik dari rumah tempat tinggalnya di dunia ini

(Taufiqullah A.Ahmady Guru SMAM 1 Gresik, Ketua PDM Gresik)
19 juli 2016