Home Berita Nasional Tokoh Muda Muhammadiyah Minta GIDI Di Bekukan

Tokoh Muda Muhammadiyah Minta GIDI Di Bekukan

236
0
image
Mustofa

Cahayaumat.net — Tokoh Muda Muhammadiyah yang juga Anggota Majelis Pustaka Informasi  PP Muhammadiyah Mustofa B. Nahrawardaya meminta organisasi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) untuk selekasnya dibekukan. 

Hal itu ia sampaikan berkenaan insiden di Kabupaten Tolikara yang berbuntut juga ada pembakaran kios yang merambat ke masjid di dekatnya. 

“Sangat penting dilakukan  negara supaya selekasnya membekukan GIDI serta lakukan penangkapan pada beberapa orang yang ikut serta segera atau tak segera pada insiden di Tolikara, ” kata Mustofa dalam pernyataan tertulisnya 

Ia memberikan, terdapat banyak pihak lain juga yang ia nilai semestinya dapat diputuskan jadi tersangka berkenaan insiden itu. Mustofa meminta pihak yang tandatangani surat larangan GIDI yang diberikan kepada Bupati Kabupaten Tolikara dapat juga diputuskan juga sebagai tersangka. 

“Orang-orang yang tandatangani surat larangan berhari raya serta berjilbab yaitu Nayus Wenda serta Marthen Jingga juga mesti selekasnya diputuskan  sebagai tersangka serta otak utama  selekasnya di tangkap, ” papar Mustofa. 

Bukanlah tanpa ada argumen kenapa ia meminta pembekuan serta penetapan tersangka pada beberapa orang itu. Mustofa berasumsi, juga sebagai pencegahan GIDI mesti dibekukan lantaran tanpa ada diakui insiden Tolikara sesungguhnya sistem awal dari aksi terorisme. 

Pada awal mulanya, dalam insiden Tolikara pada Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1436 H, Jumat (17/7) juga diketemukan ada surat larangan yang diberikan kepada  Bupati Tolikara. 

Disangka, surat itu juga menyebabkan ada kesalah pahaman yang berbuntut insiden penyerangan pada umat muslim yang tengah lakukan shalat Id di halaman Koramil Tolikara. (rol)