Home Berita PD IPM Kabupaten Gresik Mengagas Gerakan Pelajar Sehat (GPS)

PD IPM Kabupaten Gresik Mengagas Gerakan Pelajar Sehat (GPS)

218
0

GPSCahayaumat.net, – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Gresik berkerjasama dengan UKM Lembaga Pengkajian Penanggulangan Narkoba dan HIV AIDS (Lakapanzha) UWKS guna mengadakan kegiatan penyuluan kesehatan di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Idha Rahayu Ningsih, M.Psi, Wakil Rektor 1 mengutarakan jika pelajar atau remaja sekarang mesti mengerti dengan filosofi obat nyamuk, ia bergerak ke inti atau kedalam. Begitupula dengan remaja yang harus selalu menjaga diri dengan aqidah yang benar. Tidak mudah terjerumus ke pergaulan bebas.

“Sesuai dengan tema Mewujudkan Pelajar Gresik Yang Cerdas, Bebas Narkoba dan HIV AIDS. Kami berusaha menyiapkan generasi mendatang tuk lebih maju, terutama harus dapat memahami dampak negatif dan berbahanyanya Narkoba dan AIDS. Ini juga menjadi awal Gerakan Pelajar Sehat (GPS)”, tutur Muhammad Manu, ketum PD IPM Gresik di Auditorium Universitas Muhammadiyah Gresik. Ahad, 07 Februari 2016.

Agustianto, SH. Kepala BNN Kabupaten Gresik memberikan materi pertama dan menjelaskan bahwa di Gresik ada tren naik terutama pada pecandu. Ini dikarenakan semakin terbukanya masyarakat Gresik tuk melapor, bukan BNN hanya diam. Ada 3 pilar yang kita lakukan yakni cegah, berantas, dan rehab.

Agustianto juga menambahkan jika di tahun 2016 akan menjalankan 3 program uggulan yakni 1) Sekolah Bersih Narkoba; 2) Kurikulum Terintegerasi dengan pengentahuan Narkoba dan 3) Kampung Bersih Narkoba. Tentu ketiganya bekerjasama dengan badan-badan terkait di Gresik.

Sebelumnya, peserta diberikan pre-test untuk mengukur pemahaman Narkoba dan AIDS oleh panitia. Materi kedua diberikan oleh Ketum UKM Lakapanzha, Tri Juli Yansyah mengenai HIV AIDS dan Kesehatan Reproduksi.

“Jauhilah penyakitnya bukan orangnya, yang dijauhi perliku yang beresiko membuka jalan-jalan masuknya HIV”, terang Iyan.

Banyak antusiasme yang di perlihatkan peserta, karena rasa ingin tahu yang tinggi bagi pelajar. Setelah acara selesai, peserta diberikan post-test tuk mengukur kembali seberapa jauh ilmu yang didapatkan pada penyuluhan kali ini. (mm)