Homo Seksual Bukan Di Sebabkan Gen

perkawinan Sejenis
Ilustrasi perkawinan Sejenis

Lesbian, gay, biseksual, serta transgender berasumsi kelainan yang mereka alami disebabkan aspek genetika. Psikiater Prof. Dadang Hawari menyanggah hal itu. Kecenderungan suka sejenis, menurut dia, lebih di dominasi oleh aspek lingkungan.

Homo Seksual Bukan Di Sebabkan Gen

“Sama sekali bukanlah lantaran gen. Gen itu cuma rasionalisasi asumsi dari golongan homo itu sendiri. Jadi ada seseorang professor Amerika yang menyebutkan homoseksual dapat berlangsung disebabkan kurangnya pendidikan agama, ” kata Dadang Hawari pada Republika, Rabu (1/7/2015).

Dari semua masalah yang di teliti semua profesor tentang homoseksual, lanjut Dadang, mereka alami kelainan lantaran tak memperoleh pendidikan agama.

Dia menuturkan, bila menengok system pendidikan Islam, telah jelas bagaimanakah semestinya orangtua memperlakukan masing-masing anak. Anak laki-laki diperlakukan seperti apa, serta wanita diperlakukan seperti apa.

Lain halnya, saat agama tak turut bertindak. Laki-laki serta wanita diperlakukan sama juga. Karena tak ada ketentuan agama, tak ada kontrol waktu mereka berkembang ke arah menyimpang.

“Toleransi orang-orang Indonesia terkadang terlampau tinggi. Homoseksual dikampanyekan juga sebagai hak asasi manusia. Hak asasi itu bila berpasang-pasangan laki-laki serta wanita, ” kata Dadang.

Selanjutnya, psikiater ini berpandangan, orang-orang harusnya sadar serta tanggap pada kehadiran beberapa gay. Ia mengakui prihatin, karena orang-orang sampai kini condong berlaku diam, walau sudah mengetahui ada aktivis yang terang-terangan mengkampanyekan homoseksual. (sf/Rol)

Dalil Yang Melarang Perkawinan Sejenis

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. (Qs. Huud (11): 82)

Kemudian Nabi saw bersabda:

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، أَنَّ رَسُولَ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم لَعَنَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ : مَلْعُونٌ مَلْعُونٌ مَلْعُونٌ ، مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ

dari Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya, bahwasannya Rasulullah SAW telah melaknat tiga kali: Sungguh orang yang dilaknat, sungguh orang yang dilaknat, sungguh orang yang dilaknat (yaitu)orang yang mengerjakan amalannya kaum Luth. (HR. Baihaqi)